<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>Joomla! powered Site</title>
		<description>Joomla! site syndication</description>
		<link>http://toof2k.awardspace.com</link>
		<lastBuildDate>Sun, 29 Nov 2009 20:21:52 +0100</lastBuildDate>
		<generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
		<image>
			<url>http://toof2k.awardspace.com/images/M_images/joomla_rss.png</url>
			<title>Powered by Joomla!</title>
			<link>http://toof2k.awardspace.com</link>
			<description>Joomla! site syndication</description>
		</image>
		<item>
			<title>POINT RENCANA PENGEMBANGAN FRAMEWORK</title>
			<link>http://toof2k.awardspace.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=29&amp;Itemid=2</link>
			<description>Gw selalu keteteran dengan ide2 ga penting yang muncul di kepala tapi ga ada salahnya gw tuangin di website yang hampir tercampakkan ini.. hiks hiks... Kembangin BIMASFramework (untuk pengembangan web dulu deh minimal)   - Kembangin lagi DBA class-nya   - Lengkapin lagi library class componentnya   - Integrated Controller ama Model dan Viewnya (tentunya pake vqtemplate -&amp;gt; kl diizinin ama BIMAS  )   - to be continued...   </description>
			<category>News - Latest</category>
			<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 12:49:01 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>AKHIRNYA TEMPLATE ENGINE GW SELESAII</title>
			<link>http://toof2k.awardspace.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=28&amp;Itemid=2</link>
			<description>Puji Syukur Allah SWT. Sekian lama tidak update web rasanya ko&amp;#39; aneh hihihi  Selama 3 minggu ngubek2 W3C standard akhirnya template engine custom gw selesai juga. Dengan nama VQTEMPLATE Masih alpha, baru di uji coba sendiri tapi layak untuk di uji coba dan tentunya dikembangkan.Sayangnya di release alpha malah belum nemu gimana parsing HTML hehe    Dibuat pake PHP, XML+XSLT.class &amp;#39;vqtemplate&amp;#39; extends DOMDocument-nya PHPSupport :1. Multiple data2. Sorting ditemplate3. Data Flow Control di template-nya Semuanya berkat fitur dan fungsi XSL   </description>
			<category>News - Latest</category>
			<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 12:26:41 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Support IGOS Summit</title>
			<link>http://toof2k.awardspace.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=27&amp;Itemid=9</link>
			<description> </description>
			<category>Newsflashes - Newsflash</category>
			<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 04:27:04 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Very Interesting</title>
			<link>http://toof2k.awardspace.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=26&amp;Itemid=2</link>
			<description>IT&amp;#39;S VERY INTERESTINGI just found it at you tube, hopefully all of you could watch it too.Imagine how would life be in the next futuresee their vision (they set up the time at 2010) : DoCoMo Japan Telecommunication </description>
			<category>News - Latest</category>
			<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 17:14:41 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Menjawab Tesis Paul Krugman Dengan Budaya OI</title>
			<link>http://toof2k.awardspace.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=25&amp;Itemid=2</link>
			<description>Ni artikel gw dapet dari salah satu kiriman teman kita di Millist eGovIndonesia yang menurut gw bisa bwt jadi suatu wacana yang diangkat untuk kondisi kita di Indonesia   Oleh : HEMAT DWI NURYANTO  *) Pengembang Telematika, Alumnus UPS Toulouse Perancis                 Hingga kini kita masih penasaran dengan Tesis Paul Krugman, kolumnis The New York Time dan Professor dari Princeton University, Stanford dan MIT. Yang pada intinya menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada prinsipnya lebih banyak disebabkan oleh perasan keringat, bukan oleh kedigdayaan otak dari segenap eksponen bangsa. Lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi selama ini terjadi karena penambahan input berupa akumulasi modal dan tenaga kerja, dan bukannya peningkatan output. Daya ungkit teknologi seperti yang dialami oleh negara-negara maju tidak terjadi. Penggunaan input yang berlebihan tidak dibarengi dengan kenaikan output per satuan input, hal itu menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang terjadi tidak akan bertahan lama dan sangat rentan terhadap gejolak eksternal. Termasuk gejolak Subprime Mortgage di AS. Begitu pula dengan gejolak harga minyak dunia yang menuju angka 100 USD per-barel yang disikapi oleh pemerintah secara dingin, padahal dampaknya bisa merontokan perekonomian.  </description>
			<category>News - Latest</category>
			<pubDate>Wed, 31 Oct 2007 13:19:32 +0100</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>
